Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

71 Tahun Penantian Zarco untuk Menang di Kandang Sendiri

71 Tahun Penantian Zarco untuk Menang di Kandang Sendiri
Johann Zarco 

Hasil pertandingan MotoGP Prancis 2025, Johann Zarco Keluar Sebagai Pemenang usai 71 tahun menanti untuk menang di kandang sendiri.

Johann Zarco sebagai pembalap dari tim LCR Honda berhasil keluar sebagai pemenang kandang sendiri pada ajang balap MotoGP Perancis 2025. 

Balapan MotoGP Prancis 2025 yang digelar di Sirkuit Le Mans pada hari Minggu, 11 Mei 2025, menyuguhkan tontonan dramatis dengan kekacauan yang disebabkan oleh kondisi flag-to-flag (perubahan kondisi cuaca yang mengharuskan pembalap mengganti motor).

Dalam situasi yang serba sulit ini, Johann Zarco tampil gemilang dan berhasil meraih kemenangan dalam balapan yang berlangsung selama 26 lap tersebut.

Pembalap tuan rumah ini berhasil mengungguli Marc Marquez dari tim pabrikan Ducati yang harus puas di posisi kedua, serta Fermin Aldeguer dari tim Gresini Racing yang berhasil mengamankan podium di urutan ketiga.

Balapan MotoGP Prancis 2025 diawali dengan kondisi gerimis, namun tiga pembalap terdepan, yaitu Fabio Quartararo, Marc Marquez, dan Alex Marquez, memilih menggunakan ban slick atau ban kering.

Situasi sempat menjadi kacau saat warm-up lap, di mana sebagian besar pembalap, termasuk Quartararo, mengalami kesulitan mengendalikan motor mereka.

Drama langsung terjadi ketika race direction memutuskan kondisi flag-to-flag, yang memaksa sebagian besar pembalap untuk mengganti setelan motor mereka ke setelan basah.

Akibatnya, red flag dikibarkan, dan start balapan ditunda. Jumlah lap balapan juga dikurangi satu lap, dari 27 menjadi 26 lap.
Setelah sighting lap, beberapa pembalap memutuskan untuk kembali menggunakan setelan kering, termasuk Marc Marquez, sementara rekan setimnya, Francesco Bagnaia, tetap menggunakan setelan basah.

Akibat keputusan untuk kembali menggunakan setelan kering, Marc Marquez dan Fabio Quartararo harus menerima hukuman double long lap penalty.

Balapan akhirnya dimulai, dan Marc Marquez langsung melesat mencoba merebut posisi terdepan dari Fabio Quartararo, namun usahanya belum berhasil.

Nasib buruk kembali menimpa Francesco Bagnaia yang kembali mengalami kecelakaan bersama Joan Mir dari tim Honda HRC Castrol di tikungan ketiga.

Murid kesayangan Valentino Rossi tersebut terjatuh setelah bersenggolan dengan Enea Bastianini dari Red Bull KTM Tech3, sementara Mir jatuh setelah sempat bersentuhan dengan Zarco.

Setelah dua lap berjalan, Fabio Quartararo masih memimpin balapan, unggul atas Alex Marquez, sementara Marc Marquez turun ke posisi ketiga.

Alex Marquez dan Marc Marquez sempat mengisi posisi pertama dan kedua ketika Fabio Quartararo menjalani hukuman long lap penalty.

Francesco Bagnaia yang kembali mengikuti balapan kemudian di-overlap oleh Marc Marquez yang saat itu masih harus menjalani hukumannya.

Memasuki lap kelima, Fabio Quartararo dan Brad Binder mengalami kecelakaan di tikungan 14.

Memasuki lap keenam, Marc Marquez yang sedang berada di posisi pertama menjalani hukuman long lap, sehingga posisinya diambil alih oleh rekan setim Alex Marquez, yaitu Fermin Aldeguer.

Setelah satu lap, Marc Marquez memutuskan untuk kembali ke paddock dan mengganti setelan motornya karena kondisi lintasan yang semakin basah. Johann Zarco kini berhasil memimpin balapan setelah sejumlah pembalap melakukan penggantian setelan motor, dengan Miguel Oliveira berada tepat di belakangnya.

Meskipun sempat direbut oleh Marquez, Zarco kembali menunjukkan ketenangannya dan berhasil merebut kembali posisi terdepan.

Saat balapan mencapai setengah jalan, Marc Marquez tertinggal cukup jauh, yaitu 10,064 detik dari Zarco yang masih sulit dikejar di posisi pertama.

Dengan 10 lap tersisa di MotoGP Prancis 2025, Marquez masih berusaha keras untuk memperkecil jarak dengan Zarco yang kini sudah mencapai 13,244 detik.

Bendera kuning kembali dikibarkan setelah Oliveira mengalami kecelakaan highside saat mencoba melewati tikungan 14 atau tikungan terakhir.

Pada enam lap terakhir, persaingan untuk memperebutkan posisi podium terakhir atau posisi ketiga semakin sengit setelah Pedro Acosta berhasil menyalip Alex Marquez dan Fermin Aldeguer.

Alex Marquez kemudian menambah daftar pembalap yang mengalami kecelakaan, meskipun akhirnya ia kembali ke lintasan dan menempati posisi keenam.

Pada tiga lap terakhir, Johann Zarco semakin menjauh dari kejaran Marc Marquez dengan selisih waktu mencapai 18,944 detik. Tak lama kemudian, Alex Marquez kembali mengalami kecelakaan untuk kedua kalinya di tikungan 11.

Hingga bendera finis dikibarkan, posisi Zarco sebagai pemenang tidak tergoyahkan, unggul atas Marc Marquez yang finis di urutan kedua.

Kemenangan ini sangat bersejarah bagi Zarco dan Prancis, mengakhiri penantian selama 71 tahun sejak terakhir kali pembalap Prancis meraih kemenangan di Le Mans, yaitu oleh Pierre Monneret pada tahun 1954.

HASIL LENGKAP MOTOGP PRANCIS 2025:

 * Johann Zarco (LCR Honda) - 45 menit 47,541 detik

 * Marc Marquez (Ducati) - +19,907 detik

 * Fermin Aldeguer (Gresini Racing) - +26,532 detik

 * Pedro Acosta (Red Bull KTM) - +29,631 detik

 * Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3) - +38,136 detik

 * Takaaki Nakagami (Honda) - +59,527 detik

 * Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) - +1 menit 10,302 detik

 * Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) - +1 menit 10,363 detik

 * Lorenzo Savadori (Aprilia) - +1 menit 25,793 detik

 * Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) - +1 menit 26,529 detik

 * Luca Marini (Honda HRC Castrol) - +1 menit 32,535 detik

 * Alex Rins (Monster Energy Yamaha) - +1 menit 35,357 detik

 * Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) - +1 lap

 * Marco Bezzecchi (Aprilia) - +1 lap

 * Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) - +1 lap

 * Francesco Bagnaia (Ducati) - +1 lap

Gagal Finis: 

Alex Marquez (Gresini Racing), Miguel Oliveira (Pramac Yamaha), Brad Binder (Red Bull KTM), Jack Miller (Pramac Yamaha), Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), Joan Mir (Honda HCR Castrol)

Post a Comment for "71 Tahun Penantian Zarco untuk Menang di Kandang Sendiri "